Rabu, 03 Juli 2013

Contoh karya tulis ilmiah

PENGARUH KADAR GARAM DI PANTAI NUSA DUA TERHADAP EKOSISTEM LINGKUNGAN


KARYA TULIS

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir Program Studi Ilmu Pengetahuan Alam
Mata Pelajaran Kimia


Oleh :
Jujun Junaedi
XII IPA
2
101110208







SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1
SUMEDANG
Jl.Prabu Geusan Ulun no.39 Sumedang
2012-2013


BAB I

PENDAHULUAN

1.1         Latar Belakang
Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari  suatau zat yang bernama garam, setiap hari kita mengkonsumsi garam,khususnya di Indonesia garam merupakan zat wajib bagi setiap makanan, tapi ternyata garam bukan hanya NaCl (Natrium Klorida ) saja tapi masih banyak garam-garam lain. Contohnya natrium kromat Na2CrO4
Garam dapat di definisikan sebagai senyawa ionik yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion), sehingga membentuk senyawa netral (tanpa bermuatan). Garam terbentuk dari hasil reaksi asam dan basa. Garam juga  merupakan salah satu komponen pembentuk ekosistem dimana Konsentrasi garam memengaruhi kesetimbangan air dalam organisme melalui osmosis. Beberapa organisme terestrial beradaptasi dengan lingkungan dengan kandungan garam tinggi.
Pulau Bali atau sering disebut pulau dewata merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki sejuta pesona keindahan alamnya dan kekayaan budaya yang masih sangat kental yang melekat pada penduduknya. Pulau Bali juga terkenal dengan keindahan-keindahan pantai-pantainya diantaranya yaitu Pantai Kuta, Pantai Sanur, Pantai Nusa Dua, pantai Tulamben dan masih banyak lagi.
Pantai Nusa Dua adalah adalah Pantai yang sangat indah yang terletak di ujung selatan pulau Bali. Pantai Nusa Dua  sangat terkenal dengan pasir putihnya dan kejernihan airnya. Tidak heran pantai ini sangat terkenal di dalam negeri maupun luar negeri.
Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.. Salah satu tipe ekosistem yaitu ekosistem air laut yang  ditandai oleh salinitas (kadar garam) yang tinggi dengan ion CI- mencapai 55% terutama di daerah laut tropik, karena suhunya tinggi dan penguapan besar.
Hubungan antara pantai Nusa Dua, garam, ekosistem akan penulis bahas dalam karya tulis yang berjudul  “PENGARUH KADAR GARAM DI PANTAI NUSA DUA TERHADAP EKOSISTEM LINGKUNGAN”



1.2         Rumusan Masalah
          Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan maka beberapa masalah yang dapat penulis rumuskan dan akan dibahas dalam karya tulis ini adalah:
1.  Seberapa besar kandungan kadar garam di pantai Nusa Dua Bali ?
2. Apa  pengaruh kadar garam terhadap ekosistem di pantai Nusa Dua bali ?
3.  Bagaimana cara pemanfaatan garam di Pantai Nusa Dua Bali?

1.3         Tujuan Penelitian
Penulisan karya tulis ini dilakukan untuk memenuhi tujuan-tujuan yang diharapkan bermanfaat bagi para pembaca pada umumnya dan bagi penulis sendiri pada khususnya. Adapun tujuan-tujuan tersebut adalah:
1. Tujuan Umum
        Tujuan penulisan ini secara umum adalah untuk memenuhi tugas akhir semester untuk program studi Ilmu Pengetahuan Alam dan sekaligus sebagai laporan dari hasil study tour ke Pantai Dewata Bali

2. Tujuan Khusus
            Secara khusus tujuan penulisan karya tulis ini untuk:
1.      Mengetahui seberapa besar kandungan kadar garam di Pantai Nusa Dua Bali
2.      Mengetahui pengaruh kadar garam terhadap ekosistem lingkungan ;
3.      Mengetahui cara pemanfaatan dan pengolahan garam di pantai Nusa Dua Bali;

1.4         Waktu dan Tempat Penelitian
            Penelitian dilakukan pada hari kamis tanggal 26 juni 2012 di Pantai Nusa Dua Bali.
1.5         Metode dan Teknik Penelitian
            Untuk mendapatkan informasi yang diperlukan, penulis melakukan penelitian, studi pustaka dan studi internet. Adapun teknik dan kegiatan penelitian yang penulis lakukan adalah sebagai berikut :
1.      Tahap Pencarian Sumber/ Materi
Dalam tahap ini penulis melakukan penelitian langsung ke tempat lokasi serta penulis juga mengunjungi beberapa situs internet untuk mendapatkan bahan laporan karya tulis ini.

2.      Tahap Pencatatan/Penyimpulan Materi
         Pada tahap ini penulis mencatat dan merangkum/ menyimpulkan isi dari bahan-bahan yang telah penulis cari sebelumnya.

3.      Tahap Penggabungan & Penyusunan Materi
         Pada tahapan ini penulis menggabungkan hasil dari penyimpulan materi dari data-data yang telah didapat. Setelah ini barulah penulis mulai melakukan penyusunan.

1.6         Sistematika Penulisan
               Penulisan karya tulis ini menggunakan sistematika sebagai berikut. Lembar Pengesahan, Kata Pengantar, Daftar Isi,
Bab I    Pendahuluan terdiri atas Latar belakang penulisan, Rumusan masalah, Tujuan penelitian, Metode penelitian, dan Sistematika penulisan.
Bab II terdiri atas Landasan Teori terdiri Pengertian garam, macam- macam garam, ciri-ciri garam, dan pemanfaatan garam.
Bab III Pembahasan Masalah terdiri atas Analisis data, dan Pemecahan masalah.

Bab IV Penutup terdiri atas Simpulan, dan Saran.

note : buat yang mau lengkapnya samapi BAB 4  bisa hubungi saya di twitter @juned_33 atau fb http://facebook.com/junzjuned atau email ke jujunjunaedi333@gmail.com

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More